<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>primayandi blog&#039;s</title>
	<atom:link href="http://sprim.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sprim.wordpress.com</link>
	<description>Al-Quran dan Hadis menjamin kebahagiaan didunia dan diakhirat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Jul 2010 04:37:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sprim.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/8e62ab497f6860258b9a64fc59b0bdf0?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>primayandi blog&#039;s</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sprim.wordpress.com/osd.xml" title="primayandi blog&#039;s" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sprim.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bersedekahlah, Wahai Para Wanita…!</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/bersedekahlah-wahai-para-wanita%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/bersedekahlah-wahai-para-wanita%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 06:08:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan Untuk Kebaikan di Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=337</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda berdagang mendapat keuntungan sepuluh kali lipat? Alangkah bodohnya kita jika menolak mendapat keuntungan tujuh ratus kali lipat! Keshahihan transaksi itu Rasulullah saw. sendiri yang menjamin. “Barangsiapa yang menafkahkan hartanya untuk membantu peperangan di jalan Allah, maka akan dilipatgandakan pahalanya menjadi tujuh ratus,” begitu kata Rasulullah saw. (Tirmidzi, hadits nomor 1625) Karena itu tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=337&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah Anda berdagang mendapat keuntungan sepuluh kali lipat? Alangkah bodohnya kita jika menolak mendapat keuntungan tujuh ratus kali lipat!</p>
<p>Keshahihan transaksi itu Rasulullah saw. sendiri yang menjamin. “Barangsiapa yang menafkahkan hartanya untuk membantu peperangan di jalan Allah, maka akan dilipatgandakan pahalanya menjadi tujuh ratus,” begitu kata Rasulullah saw. (Tirmidzi, hadits nomor 1625)</p>
<p>Karena itu tak datang kepada Rasulullah saw. seorang lelaki dengan membawa seekor untanya, seperti yang diceritakan Abu Mas’ud Al-Anshari r.a. Ia berkata, “Ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw. dengan menuntun seekor unta yang dilubangi hidungnya. Kemudian ia berkata, ‘Unta ini saya pergunakan untuk berperang di jalan Allah, wahai Rasulullah.’ Rasulullah saw. bersabda, ‘Kamu akan mendapatkan tujuh ratus unta semisal itu pada hari kiamat, semua dilubangi hidungnya.’” (Muslim, hadits nomor 3508)<br />
<span id="more-337"></span><br />
Sungguh ini kabar gembira dari Rasulullah saw. Apa yang kita sedekahkan di jalan Allah, kita akan mendapat gantinya hal serupa tujuh ratus kali lipat. Jika kita wakafkan satu rumah untuk majelis taklim, Allah swt. akan mengembalikan 700 rumah kepada kita. Jika kita wakafkan sebuah mobil Kijang Inova, Allah swt. akan membalas dengan 700 mobil Kijang Inova semisal yang kita wakafkan.</p>
<p>“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menunbuhkan tujuh tangkai; pada setiap tangkai seratus butir. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 261)</p>
<p>Begitulah janji Allah kepada orang yang berinfak dengan niat yang ikhlas karena Allah swt. semata. Dan infaknya pun disalurkan kepada tempat yang benar, kepada orang-orang yang berhak. Rasulullah saw. mengajarkan perihal ini kepada para sahabatnya. Bahkan, kepada Bilal yang termasuk kalangan sahabat yang fakir secara finansial. “Wahai Bilal, berinfaklah! Jangan takut kekurangan dari Dzat yang mempunyai langit,” demikian sabda Rasulullah saw. (Shahih Al-Jami, hadits nomor 1612)</p>
<p>Jika Bilal yang miskin saja Rasulullah saw. menganjurkan berinfak, bagaimana dengan sahabat yang berpunya?</p>
<p>Anjuran berinfak bukan saja kepada kaum lelaki. Rasulullah saw. bahkan berwasiat khusus kepada kaum wanita. Saat bertemu dengan Asma’, Rasulullah saw. berkata, “Berinfaklah dan janganlah kamu menghitung-hitung hartamu, karena Allah juga akan menghitung-hitung rezeki-Nya untukmu. Dan janganlah engkau bakhil dengan hartamu, karena Allah juga akan bakhil kepadamu.” (Bukhari, hadits nomor 2420)</p>
<p>Pada kesempatan lain, saat usai shalat Idul Adha di sebuah tanah lapang, Rasulullah saw. berseru, “Wahai manusia, bersedekahlah kalian!” Kemudian beliau menuju ke tempat para wanita dan bersabda, “Wahai para wanita, bersedekahlah kalian semua, karena aku telah melihat banyak penghuni neraka adalah dari golongan kalian.”</p>
<p>Mereka berkata, “Ya Rasulullah, mengapa hal itu bisa terjadi?” Rasulullah saw. menjawab, “Karena kalian sering melaknat dan mengingkari pemberian suami. Aku tidak pernah melihat golongan yang lemah akal dan agamanya, namun dapat menghilangkan kejernihan akal seorang lelaki yang teguh selain dari kalian, wahai para wanita.”</p>
<p>Setelah mendengar anjuran itu, para wanita itu segera melepas anting-anting dan cincin mereka. Para shahabiyah itu bersegera menunaikan anjuran Rasulullah saw. Bersedekah.</p>
<p>Kemudian Rasulullah saw. pergi. Sesampai di rumah, datanglah Zainab, istri Abdullah bin Mas’ud. Ia meminta izin untuk bertemu. Salah seorang istri beliau pun berkata, “Wahai Rasulullah, ini ada Zainab.” Kemudian Rasulullah saw. bertanya, “Zainab siapa?” “Zainab istri Abdullah bin Mas’ud,” jawab istri beliau. Rasulullah saw. berkata, “Izinkan ia masuk.”</p>
<p>Setelah masuk, Zainab berkata, “Wahai Nabi Allah, hari ini Engkau telah menyuruh kami untuk bersedekah, dan aku mempunyai perhiasan yang ingin aku sedekahkan, namun Ibnu Mas’ud beranggapan bahwa ia dan anak-anaknya yang lebih berhak menerima sedekahku.” Rasulullah saw. bersabda, “Ibnu Mas’ud benar. Suamimu dan anak-anakmu adalah orang-orang yang paling berhak menerima sedekahmu.” (Tirmidzi, hadits nomor 664)</p>
<p>Begitulah para wanita di zaman Rasululllah saw. Mereka selalu bersegera jika melihat peluang untuk beramal dan berbuat kebajikan. Tidak berpikir dua kali. Sungguh beda dengan kita. Meski setiap hari melihat korban bencana di televisi dan membaca berita bayi-bayi menderita busung lapar di koran, semua itu tidak menggerakkan tangan kita untuk mengulurkan bantuan. Masih asyik dengan hobi kita bershopping ria ke mall-mall.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/337/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=337&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/bersedekahlah-wahai-para-wanita%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Surat Yusuf</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/keutamaan-surat-yusuf/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/keutamaan-surat-yusuf/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 06:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan Untuk Kebaikan di Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah SAW bersabda, “Ajarkan surat Yusuf pada budak-budakmu, karena seorang muslim yang membaca dan mengajarkannya pada keluarga dan budaknya, Allah akan memberi kemudahan saat sakratul mautnya dan memberinya kekuatan agar sebagai seoramg muslim tidak dihasud.” Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata, “Barangsiapa yang membaca surat Yusuf setiap hari dan setiap malam, ia akan dibangkitkan pada hari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=335&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasulullah SAW bersabda,<br />
“Ajarkan surat Yusuf pada budak-budakmu, karena seorang muslim yang membaca dan mengajarkannya pada keluarga dan budaknya, Allah akan memberi kemudahan saat sakratul mautnya dan memberinya kekuatan agar sebagai seoramg muslim tidak dihasud.”</p>
<p>Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata,<br />
“Barangsiapa yang membaca surat Yusuf setiap hari dan setiap malam, ia akan dibangkitkan pada hari kiamat keindahan wajahnya seperti keindahan Yusuf, tidak ditimpa azab besar pada hari kiamat, dan ia termasuk ke dalam hamba-hamba Allah yang sholeh dan pilihan.” Beliau juga mengatakan bahwa penyataan ini juga termaktub di dalam kitab Taurat.<br />
<span id="more-335"></span><br />
Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata,<br />
“Janganlah kamu mengajarkan surat Yusuf kepada isterimu (juga anak perempuanmu), dan janganlah mereka membacanya, karena di dalamnya terdapat fitnah. Ajarkan pada mereka (isteri anak perempuan) surat An-Nur, karena di dalamnya terdapat nasehat-nasehat.”</p>
<p>Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata,<br />
“Makruh hukumnya bagi perempuan mempelajari surat Yusuf.”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/335/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/335/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/335/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=335&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/keutamaan-surat-yusuf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Faedah Surat Al-Waqi&#8217;ah</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/faedah-surat-al-waqiah/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/faedah-surat-al-waqiah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 06:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan Untuk Kebaikan di Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Ubay bin Ka’b berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Wâqi’ah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.” Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya.” Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah pada malam Jum’at, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=332&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ubay bin Ka’b berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,<br />
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Wâqi’ah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.”</p>
<p>Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,<br />
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya.”</p>
<p>Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata,<br />
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah pada malam Jum’at, ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh manusia, tidak melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyakit dunia; surat ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukimin (sa) yang bagi beliau memiliki keistimewaan yang tidak tertandingi oleh yang lain.”</p>
<p>Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata,<br /><span id="more-332"></span><br />
“Barangsiapa yang merindukan surga dan sifatnya, maka bacalah surat Al-Waqi’ah; dan barangsiapa yang ingin melihat sifat neraka, maka bacalah surat As-Sajadah.”</p>
<p>Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata,<br />
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah sebelum tidur, ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan wajahnya seperti bulan purnama.”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/332/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=332&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/faedah-surat-al-waqiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat Jumat &amp; Keutamannya</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/shalat-jumat-keutamannya/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/shalat-jumat-keutamannya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 06:02:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan Untuk Kebaikan di Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[Maksudnya, pergilah untuk melaksanakan shalat Jum&#8217;at dengan penuh ketenangan, konsentrasi dan sepenuh hasrat, bukan berjalan dengan cepat-cepat, karena berjalan dengan cepat untuk shalat itu dilarang. Al- Hasan Al-Bashri berkata, Demi Allah, sungguh maksudnya bukanlah berjalan kaki dengan cepat, karena hal itu jelas terlarang. Tapi yang diperintahkan adalah berjalan dengan penuh kekhusyukan dan sepenuh hasrat dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=329&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maksudnya, pergilah untuk melaksanakan shalat Jum&#8217;at dengan penuh ketenangan, konsentrasi dan sepenuh hasrat, bukan berjalan dengan cepat-cepat, karena berjalan dengan cepat untuk shalat itu dilarang.</p>
<p>Al- Hasan Al-Bashri berkata, Demi Allah, sungguh maksudnya bukanlah berjalan kaki dengan cepat, karena hal itu jelas terlarang. Tapi yang diperintahkan adalah berjalan dengan penuh kekhusyukan dan sepenuh hasrat dalam hati. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir : 4/385-386).</p>
<p>Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Hari Jum&#8217;at adalah hari ibadah. Hari ini dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, laksana bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Waktu mustajab pada hari Jum&#8217;at seperti waktu mustajab pada malam lailatul qodar di bulan Ramadhan. (Zadul Ma&#8217;ad: 1/398).<br />
<span id="more-329"></span><br />
KEUTAMAAN HARI JUM&#8217;AT</p>
<ul>
<li>Hari Terbaik</li>
</ul>
<p>Rasulullah SAW bersabada, &#8221;Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum&#8217;at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada</p>
<ul>
<li>Waktu Mustajab untuk Berdo&#8217;a.</li>
</ul>
<p>Rasulullah bersabda, &#8221; Sesungguhnya pada hari Jum&#8217;at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)<br />
&#8220;Diantara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua, sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi.</p>
<ul>
<li>Hari Yang Paling Utama untuk Sedekah</li>
</ul>
<p>Ibnu Qayyim berkata, &#8221;Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya&#8221;. Hadits dari Ka&#8217;ab z menjelaskan:<br />
&#8220;Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya&#8221;. (Mauquf Shahih)</p>
<ul>
<li>Hari tatkala Allah l menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Surga.</li>
</ul>
<p>Sahabat Anas bin Malik dalam mengomentari ayat: &#8220;Dan Kami memiliki pertambahannya&#8221; (QS.50:35) mengatakan: &#8220;Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum&#8217;at&#8221;.</p>
<ul>
<li>Hari Besar Yang Berulang Setiap Pekan.</li>
</ul>
<p>Rasulullah bersabda, &#8221;Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri shalat Jum&#8217;at hendaklah mandi terlebih dahulu &#8230;&#8230;&#8221;. (HR. Ibnu Majah)</p>
<ul>
<li>Hari Dihapuskannya Dosa-Dosa</li>
</ul>
<p>Rasulullah bersabda, &#8221;Siapa yang mandi pada hari Jum&#8217;at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum&#8217;at&#8221;. (HR. Bukhari).</p>
<ul>
<li>Orang yang berjalan untuk shalat Jum&#8217;at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.</li>
</ul>
<p>Rasulullah bersabda, &#8221;Siapa yang mandi pada hari Jum&#8217;at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah&#8221;.<br />
(HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).</p>
<ul>
<li>Wafat pada malam hari Jum&#8217;at atau siangnya adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.</li>
</ul>
<p>Rasulullah bersabda, &#8221;Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum&#8217;at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur&#8221;. (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/329/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=329&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/shalat-jumat-keutamannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 Golongan Laki-Laki Yang Di Tarik Ke Neraka Oleh Wanita</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/4-golongan-laki-laki-yang-di-tarik-ke-neraka-oleh-wanita/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/4-golongan-laki-laki-yang-di-tarik-ke-neraka-oleh-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 05:56:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan Untuk Kebaikan di Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yg akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yg tidak memberikan hak kpd wanita dan tidak menjaga amanah itu. Mereka ialah: Ayahnya Apabila seseorang yg bergelar ayah tidak mempedulikan anak-anak perempuannya didunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat, mengaji dan sebagainya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=325&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yg akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yg tidak memberikan hak kpd wanita dan tidak menjaga amanah itu. Mereka ialah:</p>
<ul>
<li>Ayahnya</li>
</ul>
<p>Apabila seseorang yg bergelar ayah tidak mempedulikan anak-anak perempuannya didunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat, mengaji dan sebagainya Dia membiarkan anak-anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dgn hanya memberi kemewahan dunia sahaja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.</p>
<ul>
<li>Suaminya</li>
</ul>
<p>Apabila sang suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul bebas, memperhiaskan diri bukan utk suami tapi utk pandangan kaum lelaki yg bukan mahram. Apabila suami mendiam diri walaupun seorang yg alim dimana solatnya tidak pernah bertangguh,<span id="more-325"></span> maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dlm neraka.</p>
<ul>
<li>Abang-Abangnya</li>
</ul>
<p>Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga maruah wanita jatuh ke bahu abang-abangnya dan saudara lelakinya. Jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya sahaja dan adiknya dibiar melencong dari ajaran Islam, tunggulah tarikan adiknya di akhirat kelak.</p>
<ul>
<li>Anak-Anak Lelakinya</li>
</ul>
<p>Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yg haram disisi Islam. bila ibu membuat kemungkaran mengumpat, memfitnah, mengata dan sebagainya&#8230;maka anak itu akan disoal dan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak&#8230;.dan nantikan tarikan ibunya ke neraka.</p>
<p>Lihatlah&#8230;..betapa hebatnya tarikan wanita bukan sahaja di dunia malah diakhirat pun tarikannya begitu hebat. Maka kaum lelaki yg bergelar ayah/suami/abang atau anak harus memainkan peranan mereka.</p>
<p>Firman Allah S.W.T;<br />
&#8220;Hai anak Adam, peliharalah diri kamu serta ahlimu dari api neraka dimana bahan bakarnya ialah manusia, jin dan batu-batu&#8230;.&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/325/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=325&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/4-golongan-laki-laki-yang-di-tarik-ke-neraka-oleh-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanda-tanda Mati Husnul Khatimah</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/tanda-tanda-mati-husnul-khatimah/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/tanda-tanda-mati-husnul-khatimah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 05:53:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan Untuk Kebaikan di Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hamba Allah yang berjalan diatas manhajnya yang lurus yang berusaha meneladani kehidupan Rasulullah dan para sahabatnya ajmain tentu sangat mengharapkan akhir kesudahan yang baik. Allah telah menetapkan tanda-tandanya dintara tanda-tanda husnul khatimah itu adalah: PERTAMA Mengucapkan kalimah syahadat ketika wafat Rasulullah bersabda,&#8221;barangsiapa yang pada akhir kalimatnya mengucapkan &#8220;La ilaaha illallah&#8221; maka ia dimasukkan kedalam surga&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=323&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap hamba Allah yang berjalan diatas manhajnya yang lurus yang berusaha meneladani kehidupan Rasulullah dan para sahabatnya ajmain tentu sangat mengharapkan akhir kesudahan yang baik. Allah telah menetapkan tanda-tandanya dintara tanda-tanda husnul khatimah itu adalah:</p>
<p>PERTAMA<br />
Mengucapkan kalimah syahadat ketika wafat Rasulullah bersabda,&#8221;barangsiapa yang pada akhir kalimatnya mengucapkan &#8220;La ilaaha illallah&#8221; maka ia dimasukkan kedalam surga&#8221;</p>
<p>KEDUA<br />
Ketika wafat dahinya berkeringat Ini berdasarkan hadits dari Buraidah Ibnul Khasib adalah Buraidah dahulu ketika di Khurasan, menengok saudaranya yang tengah sakit, namun didapatinya ia telah wafat, dan terlihat pada jidatnya berkeringat, kemudian ia berkata,&#8221;Allahu Akbar, sungguh aku telah mendengar Rasulullah bersabda: Matinya seorang mukmin adalah dengan berkeringat dahinya&#8221; (HR. Ahmad, AN-Nasai, at-Tirmidzi, Ibnu MAjah, Ibnu Hibban, Al-Hakim dan ath-Thayalusi dari Abdullah bin Mas&#8217;ud)<br />
<span id="more-323"></span><br />
KETIGA<br />
Wafat pada malam jum&#8217;at Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah &#8220;Tidaklah seorang muslim yang wafat pada hari jum&#8217;at atau pada malam jum&#8217;at kecuali pastilah Allah menghindarkannya dari siksa kubur&#8221; (HR. Ahmad)</p>
<p>EMPAT<br />
Mati syahid dalam medan perang Mengenai hal ini Allah berfirman,&#8221;Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur dijalan Allah itu mati, bahkan mereka hidup disisi Tuhan-Nya dengan mendapat rezeki, mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikanNya kepada mereka dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal dibelakang yang belum menyusul mereka bahwa tidak ada kekawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.<br />
Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahal orang-orang yang beriman&#8221; (Ali Imran:169-171).</p>
<p>Adapun hadits-hadits Rasulullah yang berkenaan dengan masalah ini sangat banyak dijumpai diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Rasulullah bersabda, &#8220;Bagi orang yang mati syahid ada 6 keistimewaan yaitu: diampuni dosanya sejak mulai pertama darahnya mengucur, melihat tempatnya didalam surga, dilindungi dari adzab kubur, dan terjamin keamanannya dari malapetaka besar, merasakan kemanisan iman, dikawinkan dengan bidadari, dan diperkenankan memberikan syafa&#8217;at bagi 70 orang kerabatnya&#8221; (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)</li>
<li>Seorang sahabat Rasulullah berkata: &#8220;Ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata: Wahai Rasulullah mengapa orang mukmin mengalami fitnah dikuburan mereka kecuali yang mati syahid? beliau menjawab: Cukuplah ia menghadapi gemerlapnya pedang diatas kepalanya sebagai fitnah&#8221; (HR. an-Nasai) catatan: Dapatlah memperoleh mati syahid asalkan permintaannya benar-benar muncul dari lubuk hati dan penuh dengan keikhlasan, kendatipu ia tidak mendapatkan kesempatan mati syahid dalam peperangan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: &#8220;Barang siapa yang memohon mati syahid kepada Allah dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan menyampaikannya derajat para syuhada sekalipun ia mati diatas ranjangnya&#8221;(HR. Imam Muslim dan al-Baihaqi)</li>
</ul>
<p>LIMA<br />
Mati dalam peperangan fisabilillah Ada dua hadist Rasulullah,</p>
<ol>
<li>Rasulullah bersabda, &#8220;Apa yang kalian katagorikan sebagai orang yang mati syahid diantara kalian? mereka menjawab, Wahai Rasulullah yang kami anggap sebagai orang yang mati syahid adalah siapa sja yang mati terbunuh dijalan Allah. Beliau bersabda, kalau begitu ummatku yang mati syahid sangatlah sedikit. Para sahabat kembali bertanya, Kalau begitu siapa sajakah dari mereka yang mati syahid wahai Rasulullah? beliau menjawab, Barangsiapa yang terbunuh dijalan Allah, yang mati sedang berjuang dijalan Allah, dan yang mati karena penyakit kolera, yang mati karena penyakit perut (yakni disebabkan penyakit yang menyerang perut seperti busung lapar, diare atau sejenisnya) maka dialah syahid dan orang-orang yang mati tenggelam dialah syahid &#8220;(HR. Muslim, Ahmad, dan al-Baihaqi)</li>
<li>Rasulullah bersabda, Siapa saja yang keluar dijalan Allah lalu mati atau terbunuh maka ia adalah mati syahid. Atau yang dibanting oleh kuda atau untanya lalu mati atau digigit binatang beracun atau mati diatas ranjangnya dengan kematian apapun yang dikehendaki Allah, maka ia pun syahid dan baginya surga&#8221; (HR. Abu Daud,al-Hakim, dan al-Baihaqi)</li>
</ol>
<p>ENAM<br />
Mati disebabkan penyakit kolera. Tentang ini banyak hadits Rasulullah meriwayatkannya diantaranya sebagai berikut, Dari Hafshah binti Sirin bahwa Anas bin Malik berkata, &#8220;Bagaimana Yahya bin Umrah mati? Aku jawab, &#8220;Karena terserang penyakit kolera&#8221; ia berkata, Rasulullah telah bersabda, penyakit kolera adalah penyebab mati syahid bagi setiap muslim&#8221; (HR. Bukhari, ath-Thayalusi dan Ahmad)<br />
Dan Aisyah bertanya kepada Rasulullah tentang penyakit kolera. Lalu beliau menjawab, &#8220;Adalah dahulunya penyakit kolera merupakan adzab yang Allah timpakan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya kemudia Dia jadikan sebagai rahmat bagi kaum mukmin. Maka tidaklah seorang hamba yang dilanda wabah kolera lalu ia menetap dikampungnya dengan penuh kesabaran dan mengetahui bahwa tidak akan menimpanya kecuali apa yang Allah tetapkan baginya pahala orang yang mati syahid&#8221; (HR. Bukhari, al-Baihaqi dan Ahmad)</p>
<p>TUJUH<br />
Mati karena tenggelam.</p>
<p>DELAPAN<br />
Mati karena tertimpa reruntuhan/tanah longsor. Rasulullah bersabda, &#8220;Para syuhada itu ada lima; orang yang mati karena wabah kolera, karena sakit perut, tenggelam, tertimpa reruntuhan bangunan, dan syahid berperang dijalan Allah&#8221; (HR.Imam Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, dan Ahmad)</p>
<p>SEMBILAN<br />
Perempuan yang meninggal karena melahirkan. Ini berdasarkan hadits yang diberitakan dari Ubadah ibnush Shamit radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam menjenguk Abdullah bin Rawahah yang tidak bisa beranjak dari pembaringannya, kemudian beliau bertanya, &#8220;Tahukah kalian siapa syuhada dari ummatku? orang-orang yang ada menjawab, Muslim yang mati terbunuh&#8221; beliau bersabda, Kalau hanya itu para syuhada dari ummatku hanya sedikit. Muslim yang mati terbunuh adalah syahid, dan mati karena penyakit kolera adalah syahid, begitu pula perempuan yang mati karena bersalin adalah syahid (anaknya yang akan menariknya dengan tali pusarnya kesurga)&#8221; (HR. Ahmad, Darimi, dan ath-Thayalusi)</p>
<p>SEPULUH<br />
Mati terbakar.</p>
<p>SEBELAS<br />
Mati karena penyakit busung perut.</p>
<p>DUA BELAS<br />
Mati karena penyakit Tubercolosis (TBC).</p>
<p>TIGA BELAS<br />
Mati karena mempertahankan harta dari perampok. Dalam hal ini banyak sekali haditsnya, diantaranya sebagai berikut, &#8220;Barangsiapa yang mati karena mempertahankan hartanya (dalam riwayat lain; Barang siapa menuntut hartanya yang dirampas lalu ia terbunuh) adalah syahid&#8221; (HR. Bukhari, Muslim, Abu DAud, an-Nasa&#8217;i, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)</p>
<p>riwayat lain, Abu Hurairah berkata, seorang laki-laki datang kepada Nabi seraya berkata, &#8220;Ya, Rasulullah, beritahukanlah kepadaku bagaimana bila ada seseorang yang datang dan akan merampas hartaku&#8221; beliau menjawab, &#8216;jangan engkau berikan&#8217; Ia bertanya; bagaimana kalau ia membunuhku? beliau menjawab, Engkau mati syahid. Orang itu bertanya kembali, Bagaimana kalau aku yang membunuhnya? beliau menjawab, ia masuk neraka&#8221; (HR. Imam Muslim, an-Nasa&#8217;i dan Ahmad)</p>
<p>EMPAT BELAS<br />
Mati dalam membela agama dan jiwa.</p>
<p>LIMA BELAS<br />
Mati dalam berjaga-jaga (waspada) dijalan Allah. Rasulullah bersabda, &#8220;Berjaga-jaga (waspada) dijalan Allah sehari semalam adalah lebih baik daripada berpuasa selama sebulan dengan mendirikan (shalat) pada malam harinya. Apabila ia mati, maka mengalirkan pahala amalannya yang dahulu dilakukannya dan juga rezekinya serta aman dari siksa kubur(fitnah kubur)&#8221; (HR. Imam Muslim, an-Nasa&#8217;i, Tirmidzi, Hakim dan Ahmad)</p>
<p>Riwayat lain, &#8220;setiap orang yang meninggal akan disudahi amalannya kecuali orang yang mati dalam berjaga-jaga dijalan Alllah, maka amalannya dikembangkan hingga tiba hari kiamat nanti serta terjaga dari fitnah kubur&#8221; (HR. ABu Daud, Tirmidzi, Hakim, dan Ahmad)</p>
<p>ENAM BELAS<br />
Orang yang meninggal pada saat mengerjakan amal shaleh. Ini berdasarkansabda Rasulullah, &#8221;Barangsiapa mengucapkan &#8216;laa ilaaha illallah&#8217; dengan berharap akan keridhaan Allah, dan diakhir hidupnya mengucapkannya, maka ia akan masuk surga. Dan, barangsiapa yang berpuasa sehari mengharap keridhaan Allah kemudian mengakhiri hidupnya dengannya (puasa), maka ia masuk surga. Dan barangsiapa bersedekah mencari ridha Allah dan menyudahinya dengan (sedekah) maka ia akan masuk surga&#8221; (HR. Ahmad)</p>
<p>Mudah-mudahan Allah menjadikan akhir hidup kita husnul khatimah dan memasukkannya dalam golongan orang-orang yang mati syahid amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/323/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=323&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/tanda-tanda-mati-husnul-khatimah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang -Orang Yang Dilindungi Allah</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/orang-orang-yang-dilindungi-allah/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/orang-orang-yang-dilindungi-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 05:51:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan Untuk Kebaikan di Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=320</guid>
		<description><![CDATA[Nabi saw telah bersabda, &#8221;Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya. Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla, seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=320&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nabi saw telah bersabda, &#8221;Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya. Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla, seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: &#8220;Sungguh aku takut kepada Allah&#8221;, seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas di-sembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata&#8221;. (H.R.Bukhary &#8211; Muslim)</p>
<p>Hadits ini menjelaskan bahwa pada hari kiamat ada tujuh tipe atau golongan manusia yang akan mendapatkan perlindungan Allah swt., yaitu:<span id="more-320"></span></p>
<ul>
<li>Pemimpin Yang Adil</li>
</ul>
<p>Menjadi pemimpin yang adil itu tidaklah mudah, butuh pengorbanan pikiran, perasaan, harta, bahkan jiwa. Dalam ajaran Islam, kepemimpinan bukanlah fasilitas namun amanah. Kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai fasilitas, kemungkinan besar kita akan memanfaatkan kepemimpinan itu sebagai sarana memperkaya diri tanpa menghiraukan aspek halal atau aharam. Sebaliknya, kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai amanah, kita akan melaksanakan kepemimpinan itu dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab. Nah, untuk melaksanakan kepemimpinan dengan cara yang amanah itu tidaklah mudah,. Karena itu logis kalau kita menjadi pemimpin yang adil, Allah akan memberi perlindungan di akhirat kelak.</p>
<ul>
<li>Anak muda yang saleh</li>
</ul>
<p>Masa muda adalah masa keemasan karena kondisi fisik masih prima. Namun diakui bahwa ujian pada masa muda itu sangat beragam dan dahsyat. Oleh sebab itu, apabila ada anak muda yang mampu melewati masa keemasannya dengan taqarrub (mendekatkan) diri kepada-Nya, menjauhkan diri dari berbagai kemaksiatan, serta mampu mengendalikan nafsu syahwatnya, Allah akan memberikan perlindungan-Nya pada hari kiamat. Ini merupakan imbalan dan penghargaan yang Allah berikan kepada anak-anak muda yang saleh.</p>
<ul>
<li>Orang Yang Hatinya Terikat Pada Masjid</li>
</ul>
<p>Kalimat &#8220;seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan masjid&#8221; seperti yang disebutkan hadits di atas, paling tidak menunjukkan dua pengertian. Pengertian pertama, orang-orang yang kapan dan di manapun berada selalu ingin memakmurkan tempat ibadah. Pengertian kedua, orang-orang yang tidak pernah melalaikan ibadah di tengah kesibukan apapun yang dijalaninya.</p>
<ul>
<li>Bersahabat karena Allah</li>
</ul>
<p>Poin ini terambil dari kalimat &#8220;dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah&#8221;. Bersahabat karena Allah swt. maksudnya kita mencintai seseorang atau membencinya bukan karena faktor harta, kedudukan, atau hal-hal lain yang bersifat material, namun murni semata-mata karena Allah swt. Kalau sahabat kita berbuat baik, kita mendukungnya, dan kalau berbuat salah kita mengingatkannya, bahkan kita berani meninggalkannya kalau sekiranya sahabat tersebut akan menjerumuskan kita pada gelimang dosa dan maksiat. Inilah yang dimaksud dengan persahabatan karena Allah.</p>
<ul>
<li>Mampu Menghadapi Godaan Lawan Jenis</li>
</ul>
<p>&#8220;Seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: &#8220;Sungguh aku takut kepada Allah.&#8221; Kalimat ini menggambarkan bahwa kalau kita mampu menghadapi godaan syahwat dari lawan jenis, maka kita akan mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat. Di sini digambarkan seorang laki-laki yang digoda wanita bangsawan nan rupawan tapi dia menolak ajakannya bukan karena tidak selera kepada wanita itu, namun karena takut kepada Allah. Jadi, rasa takut kepada Allahlah yang menjadi benteng laki-laki tersebut, sehingga tidak terjerembab pada perbuatan maksiat. Karena itu Allah memberikan penghargaan pada hari kiamat dengan memberikan pertolongan-Nya. Di sini diumpamakan laki-laki yang digoda wanita, namun sangat mungkin wanita pun digoda laki-laki.</p>
<ul>
<li>Ihklas Dalam Beramal</li>
</ul>
<p>&#8220;Seseorang yang mengeluarkan sedekah lantas disembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya.&#8221; Ini gambaran keihlasan dalam beramal. Saking ihklasnya dalam beramal sampai-sampai tangan kiri pun tidak tahu apa yang diinfakkan atau disumbangkan oleh tangan kanannya. Pertanyaannya, bolehkah kita bersedekah sambil diketahui orang lain, bahkan nama kita dipampang di koran?</p>
<p>Boleh saja, asalkan benar-benar kita niatkan karena Allah swt., bukan karena cari popularitas. Perhatikan ayat berikut, &#8221; Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.&#8221; (Q.S. Al-Baqarah 2: 271)</p>
<ul>
<li>Zikir Kepada Allah Dengan Khusyu&#8217;</li>
</ul>
<p>&#8220;Seseorang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi, kemudian ia mencucurkan air mata.&#8221;</p>
<p>Zikir artinya mengingat Allah. Kalau seseorang berdo&#8217;a dengan khusyu hingga tak terasa air mata menetes karena sangat nikmat berzikir dan munajat kepada-Nya, maka Allah akan memberikan pertolongan kepadanya pada hari kiamat kelak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/320/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=320&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/orang-orang-yang-dilindungi-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Membaca AL-Quran</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/keutamaan-membaca-al-quran/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/keutamaan-membaca-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 05:46:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amalan Untuk Kebaikan di Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=316</guid>
		<description><![CDATA[Para fuqoha telah bersepakat bahwa membaca Al Qur’an lebih utama daripada dzikir-dzikir maupun wirid-wirid lain yang dikhususkan pada suatu masa atau tempat tertentu, sebagaimana ditunjukkan oleh al qur’an maupun sunnah. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mu&#8217;min yang mengerjakan amal saleh bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=316&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para fuqoha telah bersepakat bahwa membaca Al Qur’an lebih utama daripada dzikir-dzikir maupun wirid-wirid lain yang dikhususkan pada suatu masa atau tempat tertentu, sebagaimana ditunjukkan oleh al qur’an maupun sunnah.<br />
Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mu&#8217;min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS. Al Isra : 9)</p>
<p>“Dan kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. Al Isra : 82)<br />
<span id="more-316"></span><br />
“Kalau sekiranya kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. dan perumpamaan-perumpamaan itu kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (QS. Al Hasyr : 21)</p>
<p>Adapun diantara dalil-dalil dari hadits-hadits Rasulullah SAW :<br />
Sabda Rasulullah saw, “Orang yang mahir dalam Al Qur’an bersama duta-duta mulia lagi suci. Dan siapa yang membaca Al Qur’an dengan terbata-bata dan mengalami kesulitan maka baginya dua pahala.” (HR. Muslim dan Ahmad)</p>
<p>Sabda Rasulullah SAW, “Orang yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan setara dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf akan tetapi alih satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)</p>
<p>Sabda Rasulullah SAW, “Dikatakan kepada para pembawa al Qur’an : baca dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau telah mentartilkannya di dunia. Sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad)</p>
<p>Namun para ulama berbeda pandapat tentang perbedaan keutamaan diantara ayat-ayat Al Qur’an, Jumhur ulama berpendapat bahwa sebagian surat dan ayat didalam Al Qur’an lebih utama dari sebagian yang lain berdasarkan nash-nash yang ada, diantaranya sabda Rasulullah SAW, ”Tidakkah kamu melihat ayat-ayat yang diturunkan pada waktu malam hari dan tidak satupun seperti ayat-ayat itu? Qul A’udzu birobbil falaq dan Qul A’udzu birobbin naas.” (HR. Muslim)</p>
<p>Rasullah SAW, ”Sesungguhnya satu surat didalam Al Qur’an yang terdapat didalamnya 30 ayat dapat memberikan syafaat bagi seseorang sehingga dia diampuni (dosa-dosanya), yaitu surat Tabarokalladzi biyadihil mulk’ (Al Mulk).”(HR. Tirmidzi dan Ahmad)</p>
<p>Sementara Malik, Abul Hasan al Asy’ariy, Ibnu Hibban, Yahya bin Yahya dan al Qodhi Abu Bakar al Baqilani berpendapat bahwa tidak ada didalam Al Qur’an satu (ayat atau surat) yang lebih utama dari yang lainnya karena seluruhnya adalah perkataan Allah swt lalu bagaimana sebagiannya lebih utama dari sebagian yang lainnya? Bagaimana bisa sebagiannya lebih mulia dari sebagian lainnya? Dan agar tidak membuat bingung adanya yang dilebihkan berarti mengurangi kelebihan yang lainnya, untuk itu Imam Malik memakruhkan mengulang-ulang bacaan suatu surat sementara tidak pada surat yang lainnya. (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 11634)</p>
<p>Banyak sekali kitab-kitab yang mengulas tentang keutamaan membaca Al Qur’an ini dikarenakan banyaknya dalil-dalil yang menunjukkan hal tersebut baik dalil-dalil yang bersumber dari Kitabullah maupun hadits-hadits Nabi saw.</p>
<p>Diantara keutamaan-keutamaan lainnya yang disebutkan oleh asy Syeikh al Imam Abul Fadhl Abdurrahman bin Ahmad bin al Hasan ar Roziy al Muqri’ didalam kitabnya “Fadho’ilul Qur’an” adalah :</p>
<ul>
<li>KEUTAMAAN AL QUR&#8217;AN YANG LAIN:</li>
</ul>
<p>Sabda Rasulullah saw, ”Keutamaan firman Allah azza wa jalla dibandingkan seluruh perkataan bagaikan keutamaan Allah dengan selain-Nya (makhluk-Nya.”) (HR. Ad Darimi)</p>
<ul>
<li>Al Qur’an Lebih dicintai Allah SWT Daripada Langit dan Bumi</li>
</ul>
<p>Sabda Rasulullah SAW, ”Al Qur’an lebih dicintai Allah daripada langit dan bumi serta yang ada didalamnya.” (HR. Ad Darimi)</p>
<ul>
<li>Al Qur’an Adalah Cahaya Ditengah Kegelapan</li>
</ul>
<p>Sabda Rasulullah SAW,”Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan Al Qur’an sesungguhnya ia adalah cahaya kegelapan, petunjuk di siang hari maka bacalah dengan sungguh-sungguh.” (HR. Baihaqi)</p>
<ul>
<li>Ahlul Qur’an adalah Keluarga Allah SWT</li>
</ul>
<p>Sabda Rasulullah saw, ”Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.’ Beliau saw ditanya,’Siapa mereka wahai Rasulullah.’ Beliau saw menjawab,’mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)</p>
<ul>
<li>Mereka Adalah Sebaik-Baik Umat.</li>
</ul>
<p>Sabda Rasulullah saw, ”Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhori, Abu Daud dan tirmidzi)</p>
<ul>
<li>Mereka diberikan Apa-Apa Yang Diberikan Kepada Para Nabi Kecuali Wahyu</li>
</ul>
<p>“Pada hari kiamat didatangkan para pembawa Al Qur’an lalu Allah azza jalla berkata, ’kalianlah wadah perkaan-Ku (Al Qur’an) maka aku berikan kepada kalian apa-apa yang Aku berikan kepada para nabi kecuali wahyu.” ……</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/316/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=316&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/12/21/keutamaan-membaca-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bila Al Qur&#8217;an bisa bicara !</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/11/14/bila-al-quran-bisa-bicara/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/11/14/bila-al-quran-bisa-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 10:16:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[RENUNGAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku Dengan wudu&#8217; aku kau sentuh dalam keadaan suci Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra Sekarang engkau telah dewasa&#8230; Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku&#8230; Apakah aku bacaan usang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=308&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku<br />
Dengan wudu&#8217; aku kau sentuh dalam keadaan suci<br />
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari<br />
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari<br />
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra</p>
<p style="text-align:center;">Sekarang engkau telah dewasa&#8230;<br />
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku&#8230;<br />
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah&#8230;<br />
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu</p>
<p style="text-align:center;">Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?</p>
<p style="text-align:center;">
<p><span id="more-308"></span></p>
<p style="text-align:center;">Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya</p>
<p><!--more--></p>
<p style="text-align:center;">Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu<br />
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa</p>
<p style="text-align:center;">Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan</p>
<p style="text-align:center;">Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian</p>
<p style="text-align:center;">Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.</p>
<p style="text-align:center;">Dulu&#8230;pagi-pagi&#8230;surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman<br />
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau&#8230;..</p>
<p style="text-align:center;">Sekarang&#8230; pagi-pagi sambil minum kopi&#8230;engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV<br />
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia</p>
<p style="text-align:center;">Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.<br />
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)<br />
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi<br />
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu<br />
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu<br />
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku</p>
<p style="text-align:center;">Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja<br />
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu<br />
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun<br />
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan<br />
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu</p>
<p style="text-align:center;">Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku<br />
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV<br />
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga<br />
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk<br />
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah</p>
<p style="text-align:center;">Waktupun cepat berlalu&#8230;aku menjadi semakin kusam dalam lemari<br />
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu<br />
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali<br />
Itupun hanya beberapa lembar dariku<br />
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu<br />
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.</p>
<p style="text-align:center;">Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila<br />
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan<br />
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya</p>
<p style="text-align:center;">Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.</p>
<p style="text-align:center;">Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu&#8230;<br />
Setiap saat berlalu&#8230;kuranglah jatah umurmu&#8230;<br />
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..<br />
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu<br />
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.</p>
<p style="text-align:center;">Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati&#8230;<br />
Di kuburmu nanti&#8230;.<br />
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan<br />
Yang akan membantu engkau membela diri<br />
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat<br />
Tapi Akulah &#8220;Qur&#8217;an&#8221; kitab sucimu<br />
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu</p>
<p style="text-align:center;">Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari<br />
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci<br />
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui</p>
<p style="text-align:center;">Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.</p>
<p style="text-align:center;">Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu&#8230;<br />
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu<br />
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu<br />
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu</p>
<p style="text-align:center;">Sentuhilah aku kembali&#8230;<br />
Baca dan pelajari lagi aku&#8230;.<br />
Setiap datangnya pagi dan sore hari<br />
Seperti dulu&#8230;.dulu sekali&#8230;<br />
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos&#8230;<br />
Di surau kecil kampungmu yang damai<br />
Jangan aku engkau biarkan sendiri&#8230;.<br />
Dalam bisu dan sepi&#8230;.<br />
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.</p>
<p style="text-align:center;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/308/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=308&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/11/14/bila-al-quran-bisa-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dulu Haram, Kini Halal</title>
		<link>http://sprim.wordpress.com/2009/11/04/dulu-haram-kini-halal/</link>
		<comments>http://sprim.wordpress.com/2009/11/04/dulu-haram-kini-halal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 09:22:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devprimayandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[KISAH ISLAMI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sprim.wordpress.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu ketika di zaman Nabi Muhammad SAW ada seorang pencuri yang hendak bertaubat, dia duduk di majelis Nabi Muhammad SAW dimana para shahabat berdesak-desakkan di Masjib Nabawi. Suatu ketika dia menangkap perkataan Nabi saw : &#8220;Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal&#8221;. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=295&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu ketika di zaman Nabi Muhammad SAW ada seorang pencuri yang hendak bertaubat, dia duduk di majelis Nabi Muhammad SAW dimana para shahabat berdesak-desakkan di Masjib Nabawi.</p>
<p>Suatu ketika dia menangkap perkataan Nabi saw : &#8220;Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal&#8221;. Sungguh dia tidak memahami maksudnya, apalagi ketika para shahabat mendiskusikan hal tersebut setelah majelis dengan tingkat keimanan dan pemahaman yang jauh dibawah sang pencuri merasa tersisihkan.</p>
<p>Akhirnya malam pun semakin larut, sang pencuri lapar. Keluarlah dia dari<br />
Masjid demi melupakan rasa laparnya.<br />
<span id="more-295"></span><br />
Di suatu gang tempat dia berjalan, dia mendapati suatu rumah yang pintunya agak terbuka. Dengan insting pencurinya yang tajam ia dapat melihat dalam gelap bahwa pintu itu tidak terkunci&#8230;dan timbullah peperangan dalam hatinya untuk mencuri atau tidak. Tidak, ia merasa tidak boleh mencuri lagi.<br />
Namun tiba-tiba timbul bisikan aneh : &#8220;Jika kamu tidak mencuri mungkin akan ada pencuri lainnya yang belum tentu seperti kamu&#8221;. Menjadi berfikirlah dia, maka diputuskan dia hendak memberitahukan/mengingatkan pemiliknya di dalam agar mengunci pintu rumahnya, karena sudah lewat tengah malam.</p>
<p>Dia hendak memberi salam namun timbul kembali suara tadi : &#8220;Hei pemuda! bagaimana kalau ternyata di dalam ada pencuri dan pintu ini ternyata adalah pencuri itu yang membuka, bila engkau mengucap salam &#8230; akan kagetlah dia dan bersembunyi, alangkah baiknya jika engkau masuk diam-diam dan memergoki dia dengan menangkap basahnya !&#8221; Ah.. benar juga, pikirnya.</p>
<p>Maka masuklah ia dengan tanpa suara&#8230; Ruangan rumah tersebut agak luas, dilihatnya berkeliling ada satu meja yang penuh makanan &#8211; timbul keinginannya untuk mencuri lagi, namun segera ia sadar &#8211; tidak, ia tidak boleh mencuri lagi.<br />
Masuklah ia dengan hati-hati, hehhh &#8230;syukurlah tidak ada pencuri berarti memang sang pemilik yang lalai mengunci pintu. Sekarang tinggal memberitahukan kepada pemilik rumah tentang kelalaiannya, tiba-tiba terdengar suara mendengkur halus dari sudut ruang&#8230;.Ahh ternyata ada yang tidur mungkin sang pemilik dan sepertinya perempuan cantik.</p>
<p>Tanpa dia sadari kakinya melangkah mendekati tempat tidur, perasaannya berkecamuk, macam-macam yang ada dalam hatinya. Kecantikan, tidak lengkapnya busana tidur yang menutup sang wanita membuat timbul hasrat kotor dalam dirinya.</p>
<p>Begitu besarnya hingga keluar keringat dinginnya, seakan jelas ia mendengar jantungnya berdetak kencang didadanya, serta tak dia sangka ia sudah duduk mematung disamping tempat tidur&#8230;Tidak, aku tidak boleh melakukan ini aku ingin bertaubat dan tidak mau menambah dosa yang ada, tidakk !!</p>
<p>Segera ia memutar badannya untuk pergi. Akan ia ketuk dan beri salam dari luar sebagaimana tadi. Ketika akan menuju pintu keluar ia melalui meja makan tadi, tiba-tiba terdengar bunyi dalam perutnya&#8230;ia lapar. Timbullah suara aneh tadi : &#8220;Bagus hei pemuda yang baik, bagaimana ringankah sekarang perasaanmu setelah melawan hawa nafsu birahimu?&#8221;</p>
<p>Eh-eh, ya. Alhamdulillah ada rasa bangga dalam hati ini dapat berbuat kebaikan dan niat perbuatan pemberitahuan ini akan sangat terpuji. Pikir sang pemuda. Suara itu berkata :&#8221;Maka sudah sepatutnya engkau memperoleh ganjaran dari sang pemilik rumah atas niat baikmu itu, ambillah sedikit makanan untuk menganjal perutmu agar tidak timbul perasaan dan keinginan mencuri lagi!!&#8221;</p>
<p>Berpikirlah dia merenung sebentar, patutkah ia berbuat begitu? &#8220;Hei &#8211; tiba2x ia tersadar serta berucap dalam hati &#8211; engkau dari tadi yang berbicara dan memberi nasihat kepadaku? Tapi nasihatmu itu telah menjadikan aku menjadi tamu tidak diundang seperti ini, tidak.. aku tidak akan mendengarkan nasihatmu. Bila engkau Tuhan, tidak akan memberi nasihat seperti ini. Pasti engkau Syaithon&#8230;.(hening).</p>
<p>Celaka aku, bila ada orang yang di luar dan melihat perbuatanku &#8230;. aku harus keluar.&#8221; Maka tergesa-gesa ia keluar rumah wanita tersebut, ketika tiba dihadapan pintu ia mengetuk keras dan mengucap salam yang terdengar serak menakutkan.</p>
<p>Semakin khawatir ia akan suaranya yang berubah, setelah itu tanpa memastikan pemiliknya mendengar atau tidak ia kembali menuju masjid dengan perasaan galau namun lega, karena tidak ada orang yang memergoki dia melakukan apa yang disarankan suara aneh tadi.</p>
<p>Sesampai dimasjid, ia melihat Nabi saw sedang berdiri sholat. Di sudut ruang ada seorang yang membaca al qur-aan dengan khusyu&#8217; sambil meneteskan air mata, di sudut-sudut terdapat para shahabat dan kaum shuffah tidur. Dingin sekali malam ini, lapar sekali perut ini teringat lagi ia akan pengalaman yang baru dia alami, bersyukur ia atas pertolongan Allah yang menguatkan hatinya.</p>
<p>Tapi &#8230; tidak di dengar bisikan Allah di hatinya, apakah Allah marah kepadaku? Lalu ia menghampiri sudut ruang masjid duduk dekat pintu, dekat orang yang membaca al qur-aan. Ditengah melamunnya ia mendengar sayup namun jelas bait-bait ayat suci &#8230;&#8230;</p>
<p><em>Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong:&#8221;Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari pada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja Mereka menjawab:&#8221;Seandainya Allah memberi petunuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadam.Sama saja bagi kita apakah kita mengeluh ataukah bersabar.Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri&#8221;. (QS. 14:21)</em></p>
<p><em>Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan:&#8221;Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya.Sekali-kali tidak kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamulalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri.Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku.Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu&#8221;. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. (QS. 14:22)</em><br />
Bergetarlah hatinya mendengar perkataan Allah yang di dengarnya, berkatalah ia &#8220;Engkau berbicara kepadakukah, ya Allah?&#8221; Serasa lapang hatinya, semakin asyik dia mendengarkan bacaan suci itu, maka lupalah ia akan laparnya, segar rasanya badannya.</p>
<p>Cukup lama ia mendengarkan bacaan orang itu hingga tiba-tiba tersentak ia karena bacaan itu dihentikan berganti dengan ucapan menjawab salam. Terlihat olehnya pula bahwa pria itu menjawab salam seseorang wanita dan seorang tua yang masuk langsung menuju tempat Nabi Muhammad SAW sedang duduk berdzikir, dan wajah wanita itu &#8230; adalah wajah wanita tadi !!!??? Timbul gelisah hatinya, apakah tadi ketika ia berada diruangan itu sang wanita pura-pura tidur dan melihat wajahnya? Ataukah ada orang yang diam-diam melihatnya, mungkin laki-laki tua yang bersamanya adalah orang yang diam-diam memergokinya ketika ia keluar dan mengetuk pintu rumah itu? Ahh &#8230; celaka, celaka.</p>
<p>Namun gemetar tubuhnya, tidak mampu ia menggerakkan anggota tubuhnya untuk bersembunyi atau pergi apalagi tampak olehnya pria yang tadi membaca al Qur-aan hendak tidur dan tak lamapun mendengkur. Dan ia lihat mereka sudah berbicara dengan Nabi saw&#8230;. celaka, pikirnya panik !!</p>
<p>Hampir celentang jantuh ia ketika terdengar suara Nabi Muhammad SAW. : &#8220;Hai Fulan, kemarilah !&#8221; Dengan pelahan dan perasaan takut ia mendekat. Ia berusaha<br />
menyembunyikan wajahnya.</p>
<p>Ia mendengar sang perempuan masih berbicara kepada Nabi Muhammad SAW. katanya : &#8220;&#8230;benar ya Rosulullah, saya sangat takut pada saat itu saya bermimpi rumah saya kemasukan orang yang hendak mencuri, dia mendekati saya dan hendak memperkosa saya, ketika saya berontak &#8230; ternyata itu hanya mimpi. Namun ketika saya melihat sekelilingnya ternyata pintu rumah saya terbuka sebagaimana mimpi saya dan ada suara menyeramkan yang membuat saya takut. Maka segera saya menuju rumah paman saya untuk meminta dicarikan suami buat saya, agar kejadian yang dimimpi saya tidak terjadi bila saya ada suami yang melindungi. Sehingga beliau mengajak saya menemui engkau disini agar memilihkan calon suami untuk saya&#8221;.</p>
<p>Nabi saw memandang kepada si pemuda bekas pencuri, lalu berkata : &#8220;Hai Fulan, karena tidak ada pria yang bangun kecuali engkau saat ini maka aku tawarkan padamu, maukah engkau menjadi suaminya?&#8221; Terkejut ia mendengar itu, cepat mengangguklah ia.</p>
<p>Dan setelah sholat shubuh Nabi saw mengumumkan hal ini dan meminta para shahabat mengumpulkan dana untuk mengadakan pernikahan dan pembayaran mas kawin si pemuda ini.</p>
<p>Setelah pernikahannya, tahulah ia akan arti perkataan Nabi Muhammad yang lalu :<br />
&#8220;Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal&#8221;.</p>
<p>Sekarang ia dapat memakan makanan yang tadi dengan halal (dahulunya haram), dan ia dapat menikmati wanita itu sebagai isterinya dengan halal. Allahu Akbar, wal Hamdu Lillah.</p>
<p>(SELESAI)</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sprim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sprim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sprim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sprim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sprim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sprim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sprim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sprim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sprim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sprim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sprim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sprim.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sprim.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sprim.wordpress.com/295/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sprim.wordpress.com&amp;blog=10148616&amp;post=295&amp;subd=sprim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sprim.wordpress.com/2009/11/04/dulu-haram-kini-halal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e404bd2c1400d3a5945c5988828d61cc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devprimayandi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
